Hallo Mouly. Sekarang "Fiksi" lagi dalam tahap apa? Dan kapan bakal dirilisnya?
Hallo juga. Fiksi sekarang lagi dalam tahap-tahap akhir post production, yaitu tinggal finalize audio mixing dan grading. Salah satu tahap yang bikin deg-degan sih secara disinilah kita baru liat the film as a whole jadi satu gitu, with the score and everything. Terus tinggal di blow-up ke 35mm.. abis itu melewati LSF sebelum nantinya tayang di bioskop-bioskop tanggal 19 Juni 2008 :)
Bisa tolong ceritain proses kreatif untuk dapat ide "Fiksi"? Ceritain juga tentang ide cerita film tersebut yang kami dengar terinspirasi oleh Alice In Wonderland.
Proses kreatif yang cukup lama. Sekitar 4 tahunan lebih. Jadi pertama kali gue dapat ide ceritanya tuh, tepatnya sih karakter si Alisha ini, waktu gue masih kuliah dulu. Pelan-pelan cerita ini berkembang. Diputer-puter. Dibolak-balik. Draftnya nambah terus tuh dari 1 sampe 7. Hiatus lama dengan mencari pengalaman sebagai Asisten Sutradara di beberapa film layar lebar dan FTV.
Terus balik lagi ke Fiksi. Jalan dari draft 7 ke 8, gue tiba-tiba "klik" gitu.. Secara konsep pengen seperti cerita Alice in Wonderland yang dibalik, atau bisa dibilang "twist dari Alice in Wonderland" ini lah. Jadi kalau Alice itu kan dari dunia nyata pergi ke Wonderland, kalau Alisha dalam Fiksi dia dari "house of wonders" nya dia pergi ke dunia nyata. Terus ngomong lah sama Joko Anwar soal konsep cerita ini dan dia tertarik banget terus bawa pulang draft 8. Sebulan kemudian dia dateng ke kantor Cinesurya bawa draft 9 film ini.
Belajar bikin film-nya dari mana? Selain seorang filmmaker, apa pekerjaan sehari-hari lo, apa memang sekitar area film / video dan production house juga? Mungkin bisa diceritakan juga latar belakangnya gimana sampai jadi sutradara film.
Dari dulu gue udah seneng banget sama yang namanya storytelling, baik dalam segi penulisan maupun visual. Pas lagi kuliah media dan sastra di Melbourne, Australia dulu gue sempet bikin beberapa film amatiran sama mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang juga lagi kuliah disana. Sejak saat itu gue obsessed dengan filmmaking. Dan pengen banget tahu lebih banyak soal lapangan ini. Akhirnya lulus S1 gue lanjut langsung S2 jurusan film di Gold Coast. Sampai Jakarta, gue coba masuk industri dengan jadi sutradara di projek kecil-kecilan seperti company profile, video klip indie dan asisten sutradara di projek-projek yang lebih besar. Belajar dari pengalaman, sekolah dan tentunya nonton film-film lain, bagus ataupun jelek.
Latar belakangnya memutuskan Fiksi sebagai debut penyutradaraan feature film lo?
Mungkin karena ide ceritanya sudah lama ada di kepala gue, jadinya gue paling pede dengan cerita ini sebagai debut gue. Secara ide sudah lumayan mateng di kepala. Gue sudah memikirkan lama soal film ini dan film ini juga punya banyak arti personal buat gue, sebagai seorang cewek, sebagai seorang Mouly.
Satu hal yang gue sangat suka dalam Fiksi karena ada dualismnya. Cerita ini kan soal seorang cewek yang memimpikan cinta, cinta itu biasanya indah, manis, bunga-bunga gitu kan? Nah, ini nggak. Cinta yang Alisha milikin ini tuh "takes a darker turn". Seorang antihero yang kelihatan kecil, lemah dan cantik tapi... yah tonton aja filmnya. Intinya cinta seorang perempuan itu bisa membahayakan, apalagi kalau ditolak. Hahaha. :D
Kabarnya syuting "Fiksi" mengambil waktu 18 hari. Apa saja tantangan yang sempat ditemui waktu itu?
Yah 18 harinya itu. Musim hujan. 137 Scenes. Mo gila lah. Apalagi gue sutradara debutan dan banyak yang belum tau atau baru tau gue. Tantangan yang cukup besar sih dan cukup berat. Terus gue shooting di lantai 8 sebuah rumah susun yang kalau naik tangga pasti nyampe tapi mengas dan kalau naik lift nggak mengas tapi nggak pasti nyampe, hahaha. Cuman seru banget sih, dan Alhamdulillah hasilnya gue suka :)
Apa 3 film yang udah keluar tahun ini dan lo rekomendasiin untuk menontonnya?
Mereka Bilang Saya Monyet, Atonement, Priceless.
Menurut sudut pandang lo sebagai seorang sutradara, kalau Cloverfield, Transformers dan Iron Man berantem satu sama lain yang menang sapa? Oh dan biar adil, Transformers diwakilin sama Optimus Prime aja.
Haha.. Agak malu-maluin nih gue belum nonton Transformers dan Iron Man. Baru Cloverfield. Tapi perkiraan gue sih yang menang Transformers. Inget dikit-dikit sih secara gue nonton kartunnya waktu kecil dulu. Soalnya meskipun Optimus Prime kalah, masa sih yang lain ga bantuin?
Oke. Terakhir, apa yang bisa diharapkan penonton dari "Fiksi" dan sebab-sebab kenapa harus pada nonton film itu waktu nanti keluar di bioskop.
Yang gue harapkan sih penonton ketika nonton Fiksi, Fiksi bisa meninggalkan kesan. Gue pengen bikin film yang diingat sama orang, setidaknya bisa dibicarakan ketika mereka keluar nonton filmnya dengan temen-temen mereka. Nggak mau bikin film yang setelah nonton, terhibur terus lupa. Mudah-mudahan fiksi bisa diingat dan dinikmati. Kenapa harus nonton Fiksi? Karena Alisha's character is so irresistible to love :) Dan Ladya (Cheryl) udah lama nggak main film and she's just awesome in this film.
"Fiksi" - Trailer
Comments (20)
(1)
miss
freaki' interestin'.
(2)
miss
weew.. interesting.. genre nya apa sih? one of those twisted-horror-drama-humor ya? hihihi..
(3)
miss
wicked
(4)
miss
kayanya genrenya "artsy fartsy" nih
(5)
miss
Kayanya genre psychological drama...dan sedikit sentuhan gore dipadu dengan romance jd intinya psychological romance...ttd B.Leo...
(6)
fiksi?
Liat posternya kayaknya sih drama.. liat trailernya kayaknya sih thriller.. tapi thriller kok lagunya begitu? Cuman kalau dipikir2 memang ada film yang genrenya nyaru-nyaru gitu ya.. susah jg kl terlalu mengklasifikasi seni akhirnya jadi ga bisa berkembang. Menarik sih. Gue pasti nonton
(7)
fiksi?
Interesting, Cant wait till it hit the cinema ere in Brunei,.. been outdated in Indo Film Industry and this is definitly a get back! congratulations and kudos to Mouly Surya
(8)
selamat ya mouly
damn good 2...disponsorin class mild ya? untunglah ada film menarik yg airing scara umum gak main pestipal doang hehheeh
(9)
selamat ya mouly
wah depressi!
(10)
selamat ya mouly
pasti filem yang sok ngeart gitchu dech. malesh dueeh
(11)
masa sih ngeart?
Masa sih ngeart? Ini looknya modern banget gichu.
(12)
masa sih ngeart?
film artsy-artsy-an kan juga ndak slalu depresip dan malesin.. lha mbok ya tonton aja dulu baru nge-judge. aku support aja deh
(13)
masa sih ngeart?
BCL belom nimbrung komen nih? apa masih nangis dikatain kayak pintu koboi
(14)
masa sih ngeart?
kok ladya cheryl nya jadi agak2 bapuk gt ya.. biasanya lumajan.. jd agak males ntn neh... huhuhu
(15)
yep!
yep! its official! isi forum whatnot 80% orang2 nyampah sembarangan..bau tuh mulutlo
(16)
yep!
yo cuca! get the fukk off, just watch and shut up.
(17)
yep!
heeehehe cmon ..gak bisa becanda ya..gak tahan banting nih..dikatain di comment marah2..namanya jg internet bisa komen sembarangan
(18)
yep!
mudah-mudahan bagus ya, guwe pasti nonton! Guwe kemarin nonton premiere LoSt In LoVe.. Sumpah deh ancwuuuuurrrrr buanggeettt tuw film!
(19)
yep!
hai papa bear. Im not gay but my penis is. wuahaha. filmnya berkesan tapi pesan dari filmnya apa ya ehm... tapi overall bagus koq . di Korea laku deh kaeknya filmnya.. sukses ya buat festival dan komersil nya
(20)
Tonton Dulu
Kalo mau ksih komen yg "nyaru" tuh mending di tnton dulu film nya, belom nonton aja udah sok2 blg jelek lah.. apa lah.., malay bgt..